Daerah
News
Perisitiwa
Gapoktan dan pejabatdesa serta ppl saat diskusi tentang pengendalian hama tikus (photo by red)
Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Kelompok Kerja Masyarakat (KKM), serta mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Ngampelrejo. Aksi pengendalian ini menyasar area persawahan yang selama beberapa pekan terakhir mengalami serangan hama tikus yang cukup masif.
Para petani bersama penyuluh dan perangkat desa melakukan berbagai tindakan, mulai dari pengasapan (fumigasi), pemasangan jebakan, hingga langkah-langkah preventif lainnya di titik-titik rawan serangan tikus.
Ketua Poktan Karya Tani, M. Muslim, menyatakan bahwa serangan hama tikus dapat menurunkan hasil panen secara drastis apabila tidak ditanggulangi sejak dini.
“Upaya kolektif seperti ini penting untuk membangun kesadaran dan kesiapsiagaan petani terhadap potensi serangan hama,” jelasnya.
Sekretaris Desa Ngampelrejo, Muhadi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi atas inisiatif para petani yang semakin aktif dalam menjaga produktivitas pertanian di wilayahnya.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin dan menjadi contoh bagi dusun-dusun lain di Desa Ngampelrejo,” harapnya.
Dengan adanya sinergi antar elemen masyarakat desa, penyuluh, dan pemerintah, diharapkan hasil panen mendatang dapat meningkat dan ketahanan pangan lokal terus terjaga. (*)
Poktan Karya Tani Lakukan Aksi Nyata Jaga Ketahanan Pangan Desa
Jember, suararakyat.web.id – Dalam upaya menjaga produktivitas pertanian sekaligus menghadapi ancaman hama, Kelompok Tani (Poktan) Karya Tani Dusun Rowogebang, Desa Ngampelrejo, Kecamatan Jombang, menggelar Gerakan Pengendalian Hama Tikus pada Senin (4/8/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Kelompok Kerja Masyarakat (KKM), serta mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Ngampelrejo. Aksi pengendalian ini menyasar area persawahan yang selama beberapa pekan terakhir mengalami serangan hama tikus yang cukup masif.
Para petani bersama penyuluh dan perangkat desa melakukan berbagai tindakan, mulai dari pengasapan (fumigasi), pemasangan jebakan, hingga langkah-langkah preventif lainnya di titik-titik rawan serangan tikus.
Ketua Poktan Karya Tani, M. Muslim, menyatakan bahwa serangan hama tikus dapat menurunkan hasil panen secara drastis apabila tidak ditanggulangi sejak dini.
“Kami bersyukur bisa bersinergi dengan PPL, KKM, dan pemerintah desa. Ini menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap ketahanan pangan di tingkat desa,” ujarnya.
Sementara itu, Aminuddin, SP., selaku perwakilan PPL Kecamatan Jombang, menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari strategi pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) secara terpadu.
“Upaya kolektif seperti ini penting untuk membangun kesadaran dan kesiapsiagaan petani terhadap potensi serangan hama,” jelasnya.
Sekretaris Desa Ngampelrejo, Muhadi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi atas inisiatif para petani yang semakin aktif dalam menjaga produktivitas pertanian di wilayahnya.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin dan menjadi contoh bagi dusun-dusun lain di Desa Ngampelrejo,” harapnya.
Dengan adanya sinergi antar elemen masyarakat desa, penyuluh, dan pemerintah, diharapkan hasil panen mendatang dapat meningkat dan ketahanan pangan lokal terus terjaga. (*)
Via
Daerah

Posting Komentar