News
Perisitiwa
“Sudah banyak yang jadi korban, ada yang luka ringan sampai harus dirawat. Kami lakukan ini supaya pengendara lebih waspada dan pemerintah segera turun tangan,” ujar salah seorang warga Jombang yang ikut dalam aksi tersebut.
Hal serupa juga dilakukan warga di Kecamatan Kencong. Jalan berlubang yang berada di jalur utama antar-kecamatan dinilai sangat membahayakan karena volume kendaraan cukup padat. Warga berharap penandaan ini bisa menekan angka kecelakaan sambil menunggu perbaikan permanen.
Warga Warnai Jalan Berlubang, Desak Perhatian Pemerintah Mengurangi Resiko Kecelakaan
Jember, suararakyat.web.id — Keprihatinan terhadap kondisi jalan berlubang yang kerap memicu kecelakaan mendorong masyarakat di Kecamatan Jombang dan Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, melakukan aksi pengecatan dan penandaan jalan rusak, Jumat (30/1/2026). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus protes atas lambannya penanganan kerusakan jalan yang sudah berlangsung lama.
Sejak pagi hari, sejumlah warga terlihat bergotong royong mengecat lubang-lubang jalan dengan cat berwarna mencolok serta memberi tanda peringatan sederhana agar mudah terlihat oleh pengguna jalan. Menurut warga, kerusakan jalan tersebut sudah sering menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh, terutama pada malam hari dan saat hujan.“Sudah banyak yang jadi korban, ada yang luka ringan sampai harus dirawat. Kami lakukan ini supaya pengendara lebih waspada dan pemerintah segera turun tangan,” ujar salah seorang warga Jombang yang ikut dalam aksi tersebut.
Hal serupa juga dilakukan warga di Kecamatan Kencong. Jalan berlubang yang berada di jalur utama antar-kecamatan dinilai sangat membahayakan karena volume kendaraan cukup padat. Warga berharap penandaan ini bisa menekan angka kecelakaan sambil menunggu perbaikan permanen.
Aksi tersebut mendapat tanggapan positif dari para pengguna jalan. Banyak pengendara mengaku terbantu dengan adanya tanda dan cat pada jalan berlubang.
“Setidaknya sekarang lubangnya kelihatan. Kalau malam atau hujan biasanya tidak kelihatan sama sekali,” kata Rudi, seorang pengendara motor yang melintas di wilayah Kencong.
Namun, para pengguna jalan juga berharap langkah ini tidak berhenti pada aksi swadaya masyarakat semata. Mereka mendesak pemerintah daerah segera melakukan perbaikan menyeluruh agar keselamatan pengguna jalan lebih terjamin.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berharap adanya respons cepat dari pihak terkait untuk memperbaiki jalan berlubang yang dinilai sudah tidak layak dan berpotensi terus menimbulkan kecelakaan. (*)
Namun, para pengguna jalan juga berharap langkah ini tidak berhenti pada aksi swadaya masyarakat semata. Mereka mendesak pemerintah daerah segera melakukan perbaikan menyeluruh agar keselamatan pengguna jalan lebih terjamin.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berharap adanya respons cepat dari pihak terkait untuk memperbaiki jalan berlubang yang dinilai sudah tidak layak dan berpotensi terus menimbulkan kecelakaan. (*)
Via
News


Posting Komentar