Daerah
Pemerintahan
Peristiwa
Dalam sambutannya, Gus Fawait menegaskan bahwa kehadiran MPP Mini merupakan jawaban atas berbagai kendala yang selama ini dihadapi masyarakat, khususnya mereka yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan kabupaten.
" Selama ini, warga harus menempuh perjalanan panjang hanya untuk mengurus berbagai keperluan administrasi, mulai dari dokumen kependudukan, layanan sosial, pendidikan, pembayaran pajak, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), hingga urusan Samsat. Tidak jarang, waktu dan biaya yang dikeluarkan cukup besar hanya untuk satu jenis layanan.
“MPP Mini ini hadir sebagai solusi nyata agar masyarakat bisa mendapatkan layanan yang cepat, mudah, dan dekat dengan tempat tinggalnya,” ujar Gus Fawait.
Ia juga menyoroti persoalan klasik yang sering terjadi, yakni ketidaksesuaian data yang memperlambat proses pelayanan. Dengan sistem layanan terpadu di MPP Mini, proses verifikasi hingga penerbitan dokumen diharapkan menjadi lebih akurat dan efisien.
Salah satu inovasi yang mendapat perhatian adalah kolaborasi antara Pemkab Jember dengan Pengadilan Negeri Jember. Melalui kerja sama ini, masyarakat kini dapat mengakses layanan terkait administrasi kependudukan yang membutuhkan putusan pengadilan tanpa harus datang langsung ke kantor pengadilan.
Cukup melalui MPP Mini terdekat, warga bisa mengikuti sidang maupun konsultasi secara daring menggunakan fasilitas video conference yang telah disediakan.
Menurut Gus Fawait, selama ini tidak sedikit warga di daerah pinggiran yang harus menghabiskan waktu hingga berjam-jam hanya untuk perjalanan pulang-pergi mengurus dokumen. Kondisi ini dinilai tidak sebanding dengan hak masyarakat yang seharusnya mendapatkan pelayanan yang cepat dan setara.
“Sekarang masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak jauh. Layanan sudah kita hadirkan lebih dekat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut kehadiran MPP Mini menjadi simbol kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh masyarakat, tanpa terkecuali, dapat mengakses layanan dengan mudah.
Di akhir peresmian, Gus Fawait menekankan bahwa langkah ini bukan sekadar peningkatan layanan, melainkan upaya menghadirkan keadilan bagi seluruh warga Jember.
“Mulai hari ini kita potong jarak, kita hemat waktu, dan kita buka akses layanan seluas-luasnya untuk masyarakat,” pungkasnya. (*)
Gus Fawait Luncurkan MPP Mini di Tiga Kecamatan, Pangkas Jarak Layanan Publik Warga Jember
Jember, suararakyat.web.id - Pemerintah Kabupaten Jember terus mendorong pemerataan pelayanan publik hingga ke wilayah pinggiran. Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, melalui peresmian tiga unit Mall Pelayanan Publik (MPP) Mini pada Senin (4/5/2026).
Tiga lokasi yang kini telah memiliki MPP Mini tersebut berada di Kecamatan Tanggul, Mayang, dan Jombang. Peresmian dipusatkan di MPP Mini Tanggul yang dinilai strategis karena menjangkau wilayah dengan jumlah penduduk cukup besar.Dalam sambutannya, Gus Fawait menegaskan bahwa kehadiran MPP Mini merupakan jawaban atas berbagai kendala yang selama ini dihadapi masyarakat, khususnya mereka yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan kabupaten.
" Selama ini, warga harus menempuh perjalanan panjang hanya untuk mengurus berbagai keperluan administrasi, mulai dari dokumen kependudukan, layanan sosial, pendidikan, pembayaran pajak, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), hingga urusan Samsat. Tidak jarang, waktu dan biaya yang dikeluarkan cukup besar hanya untuk satu jenis layanan.
“MPP Mini ini hadir sebagai solusi nyata agar masyarakat bisa mendapatkan layanan yang cepat, mudah, dan dekat dengan tempat tinggalnya,” ujar Gus Fawait.
Ia juga menyoroti persoalan klasik yang sering terjadi, yakni ketidaksesuaian data yang memperlambat proses pelayanan. Dengan sistem layanan terpadu di MPP Mini, proses verifikasi hingga penerbitan dokumen diharapkan menjadi lebih akurat dan efisien.
Salah satu inovasi yang mendapat perhatian adalah kolaborasi antara Pemkab Jember dengan Pengadilan Negeri Jember. Melalui kerja sama ini, masyarakat kini dapat mengakses layanan terkait administrasi kependudukan yang membutuhkan putusan pengadilan tanpa harus datang langsung ke kantor pengadilan.
Cukup melalui MPP Mini terdekat, warga bisa mengikuti sidang maupun konsultasi secara daring menggunakan fasilitas video conference yang telah disediakan.
Menurut Gus Fawait, selama ini tidak sedikit warga di daerah pinggiran yang harus menghabiskan waktu hingga berjam-jam hanya untuk perjalanan pulang-pergi mengurus dokumen. Kondisi ini dinilai tidak sebanding dengan hak masyarakat yang seharusnya mendapatkan pelayanan yang cepat dan setara.
“Sekarang masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak jauh. Layanan sudah kita hadirkan lebih dekat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut kehadiran MPP Mini menjadi simbol kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh masyarakat, tanpa terkecuali, dapat mengakses layanan dengan mudah.
Di akhir peresmian, Gus Fawait menekankan bahwa langkah ini bukan sekadar peningkatan layanan, melainkan upaya menghadirkan keadilan bagi seluruh warga Jember.
“Mulai hari ini kita potong jarak, kita hemat waktu, dan kita buka akses layanan seluas-luasnya untuk masyarakat,” pungkasnya. (*)
Via
Daerah

Posting Komentar