Daerah
Kesehatan
Perisitiwa
Jember, suararakyat.web.id – Puasa tidak menyurutkan semangat kemanusiaan warga Perumahan Pinus Raya, Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember. Memanfaatkan momentum bulan berbagi, warga setempat menggelar aksi donor darah yang dilaksanakan usai menunaikan ibadah shalat tarawih pada Minggu (23/2/2026) malam.
Kegiatan yang diinisiasi secara mandiri oleh warga perumahan ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial tetap bisa berjalan beriringan dengan ibadah di bulan puasa. Tercatat sebanyak 43 orang mendaftarkan diri dalam aksi ini. Setelah melalui proses skrining kesehatan yang ketat, sebanyak 42 kantong darah berhasil dikumpulkan untuk membantu stok darah di Kabupaten Jember. Sementara itu, satu orang calon pendonor dinyatakan batal (gagal) karena tidak memenuhi kriteria medis saat pemeriksaan di lokasi.
Penggerak donor darah Perumahan Pinus Raya menyampaikan bahwa meski awalnya menargetkan 80 pendonor, perolehan 42 kantong darah ini sudah sangat luar biasa mengingat kegiatan dilakukan secara swadaya di lingkungan perumahan. "Kami ingin mengisi malam-malam Ramadhan dengan sesuatu yang bermanfaat bagi sesama. Donor darah adalah sedekah yang paling nyata, karena satu tetes darah bisa menyelamatkan nyawa orang lain," ujar Alqomariyatin, perwakilan penggerak warga tersebut.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah,S.Pd yang turut memantau kegiatan tersebut memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolektif warga Perum Pinus Raya. menurutnya, aksi jemput bola di lingkungan perumahan seperti ini sangat membantu menjaga ketersediaan stok darah selama masa Ramadhan.
"Kami sangat berterima kasih kepada warga Sukowono, khususnya di Pinus Raya. Kesadaran warga untuk berdonor usai tarawih adalah langkah cerdas agar kondisi fisik tetap bugar saat menyumbangkan darah. Ini adalah bentuk nyata spirit Ramadhan yang inspiratif," pungkas Zainollah.
Aksi kemanusiaan ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi lingkungan perumahan lain di Jember untuk melakukan hal serupa demi misi kemanusiaan. (*)
Usung Spirit Ramadhan, Warga Perum Pinus Raya Sukowono Sedekah 42 Kantong Darah
Kegiatan yang diinisiasi secara mandiri oleh warga perumahan ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial tetap bisa berjalan beriringan dengan ibadah di bulan puasa. Tercatat sebanyak 43 orang mendaftarkan diri dalam aksi ini. Setelah melalui proses skrining kesehatan yang ketat, sebanyak 42 kantong darah berhasil dikumpulkan untuk membantu stok darah di Kabupaten Jember. Sementara itu, satu orang calon pendonor dinyatakan batal (gagal) karena tidak memenuhi kriteria medis saat pemeriksaan di lokasi.
Penggerak donor darah Perumahan Pinus Raya menyampaikan bahwa meski awalnya menargetkan 80 pendonor, perolehan 42 kantong darah ini sudah sangat luar biasa mengingat kegiatan dilakukan secara swadaya di lingkungan perumahan. "Kami ingin mengisi malam-malam Ramadhan dengan sesuatu yang bermanfaat bagi sesama. Donor darah adalah sedekah yang paling nyata, karena satu tetes darah bisa menyelamatkan nyawa orang lain," ujar Alqomariyatin, perwakilan penggerak warga tersebut.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah,S.Pd yang turut memantau kegiatan tersebut memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolektif warga Perum Pinus Raya. menurutnya, aksi jemput bola di lingkungan perumahan seperti ini sangat membantu menjaga ketersediaan stok darah selama masa Ramadhan.
"Kami sangat berterima kasih kepada warga Sukowono, khususnya di Pinus Raya. Kesadaran warga untuk berdonor usai tarawih adalah langkah cerdas agar kondisi fisik tetap bugar saat menyumbangkan darah. Ini adalah bentuk nyata spirit Ramadhan yang inspiratif," pungkas Zainollah.
Aksi kemanusiaan ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi lingkungan perumahan lain di Jember untuk melakukan hal serupa demi misi kemanusiaan. (*)
Via
Daerah

Posting Komentar