News
Perisitiwa
Mortir Peninggalan Kolonial Ditemukan Warga Kencong, Tim Jibom Polda Jatim Lakukan Disposisi di Pantai Paseban
Tim Jibom Polda Jatim Saat melakukan Rekayasa Peledakan Mortir Peninggalan Kolonial di Pantai Paseban (photo by red)
Rombongan tersebut merupakan Tim Penjinak Bom (Jibom) yang dikawal oleh anggota Polres Jember dan Polsek Kencong, untuk menangani temuan benda berbahaya berupa mortir peninggalan zaman kolonial. Mortir tersebut sebelumnya ditemukan oleh warga dan kemudian diserahkan ke Polsek Kencong.
Rombongan tersebut merupakan Tim Penjinak Bom (Jibom) yang dikawal oleh anggota Polres Jember dan Polsek Kencong, untuk menangani temuan benda berbahaya berupa mortir peninggalan zaman kolonial. Mortir tersebut sebelumnya ditemukan oleh warga dan kemudian diserahkan ke Polsek Kencong.
Nampak beberapa anggota polisi yang mengawal peledakan mortir (photo by red)
Untuk memastikan keselamatan masyarakat, tim Jibom didatangkan secara khusus guna melakukan proses disposisi atau peledakan secara aman di area pantai yang jauh dari permukiman warga.
“Kami dari Polres Jember mendatangkan tim ahli Jibom dari Polda Jatim untuk mengamankan dan mendisposisi mortir temuan warga ini. Proses dilakukan di Pantai Paseban agar tidak menimbulkan korban dan dipastikan aman,” ujar Kompol Istono, Kabag Ops Polres Jember, kepada awak media.
Kompol Istono menjelaskan bahwa mortir tersebut merupakan jenis amunisi militer standar dengan panjang sekitar 25 cm dan berat sekitar 2 kilogram. Ledakan dari disposisi yang dilakukan juga cukup besar namun terkendali.
Bripka Harini, PS Panit Jibom Polda Jatim, membenarkan bahwa mortir yang telah berhasil diledakkan tersebut kemungkinan besar merupakan peninggalan masa kolonial, dilihat dari bahan dan bentuknya.
Proses disposisi berjalan lancar dan aman tanpa menimbulkan kerusakan atau korban jiwa. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan benda mencurigakan serupa, guna menghindari risiko ledakan dan bahaya lainnya. (*)
Untuk memastikan keselamatan masyarakat, tim Jibom didatangkan secara khusus guna melakukan proses disposisi atau peledakan secara aman di area pantai yang jauh dari permukiman warga.
“Kami dari Polres Jember mendatangkan tim ahli Jibom dari Polda Jatim untuk mengamankan dan mendisposisi mortir temuan warga ini. Proses dilakukan di Pantai Paseban agar tidak menimbulkan korban dan dipastikan aman,” ujar Kompol Istono, Kabag Ops Polres Jember, kepada awak media.
Kompol Istono menjelaskan bahwa mortir tersebut merupakan jenis amunisi militer standar dengan panjang sekitar 25 cm dan berat sekitar 2 kilogram. Ledakan dari disposisi yang dilakukan juga cukup besar namun terkendali.
Bripka Harini, PS Panit Jibom Polda Jatim, membenarkan bahwa mortir yang telah berhasil diledakkan tersebut kemungkinan besar merupakan peninggalan masa kolonial, dilihat dari bahan dan bentuknya.
Proses disposisi berjalan lancar dan aman tanpa menimbulkan kerusakan atau korban jiwa. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan benda mencurigakan serupa, guna menghindari risiko ledakan dan bahaya lainnya. (*)
Via
News


Posting Komentar