News
Pemerintahan
Sejak pagi, antrean panjang sudah terlihat. Warga membawa karung maupun kantong belanja untuk mendapatkan beras SPHP dengan harga Rp 60.000 per 5 kilogram, jauh lebih murah dibanding harga pasaran yang tembus diatas Rp 70.000.
Camat Kencong, Huda, mengatakan kegiatan ini akan rutin digelar di tingkat kecamatan, terutama di wilayah yang rawan gejolak harga.
" Kami bersama Bulog memastikan stok beras tetap tersedia. Warga bisa membeli dengan harga terjangkau, maksimal 2 sak atau 10 kilogram per kepala keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, dari pihak Bulog Jember, menegaskan bahwa program SPHP tidak hanya menyasar kecamatan Kencong, tetapi akan diperluas ke seluruh kecamatan di Kabupaten Jember.
“Ini bentuk nyata komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pangan. Kami pastikan suplai cukup hingga akhir tahun,” katanya.
Salah satu warga, Siti Aminah, mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar beras murah ini.
“Kalau beli di pasar harganya mahal, sekarang bisa hemat diatas Rp10 ribu per sak. Sangat meringankan kebutuhan rumah tangga,” ungkapnya dengan wajah sumringah.
Dengan adanya penjualan beras SPHP di tingkat kecamatan, diharapkan beban masyarakat bisa berkurang sekaligus menekan laju inflasi daerah yang kerap dipicu lonjakan harga pangan. (*)
Penjualan Beras SPHP di Kecamatan Kencong Diserbu Warga
Jember, suararakyat.web.id – Ratusan warga memadati halaman kantor Kecamatan Kencong pada Sabtu (30/08/2025) untuk membeli beras murah Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang digelar Perum Bulog bersama Dinas Ketahanan Pangan setempat. Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah menjaga stabilitas harga beras di pasaran sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Sejak pagi, antrean panjang sudah terlihat. Warga membawa karung maupun kantong belanja untuk mendapatkan beras SPHP dengan harga Rp 60.000 per 5 kilogram, jauh lebih murah dibanding harga pasaran yang tembus diatas Rp 70.000.
Camat Kencong, Huda, mengatakan kegiatan ini akan rutin digelar di tingkat kecamatan, terutama di wilayah yang rawan gejolak harga.
" Kami bersama Bulog memastikan stok beras tetap tersedia. Warga bisa membeli dengan harga terjangkau, maksimal 2 sak atau 10 kilogram per kepala keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, dari pihak Bulog Jember, menegaskan bahwa program SPHP tidak hanya menyasar kecamatan Kencong, tetapi akan diperluas ke seluruh kecamatan di Kabupaten Jember.
“Ini bentuk nyata komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pangan. Kami pastikan suplai cukup hingga akhir tahun,” katanya.
Salah satu warga, Siti Aminah, mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar beras murah ini.
“Kalau beli di pasar harganya mahal, sekarang bisa hemat diatas Rp10 ribu per sak. Sangat meringankan kebutuhan rumah tangga,” ungkapnya dengan wajah sumringah.
Dengan adanya penjualan beras SPHP di tingkat kecamatan, diharapkan beban masyarakat bisa berkurang sekaligus menekan laju inflasi daerah yang kerap dipicu lonjakan harga pangan. (*)
Via
News

Posting Komentar